Penyebab Gempa Simalungun M6,4, BMKG Ungkap Aktivitas Subduksi

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Gempa Medan, Gempa Simalungun, Gempa Sumatera Utara, BMKG, BNPB, Pematangsiantar, Gempa Bumi, Mitigasi Bencana

Penyebab Gempa Simalungun M6,4, BMKG Ungkap Aktivitas Subduksi

INFAKTUAL.COM – Penyebab gempa Simalungun M6,4 pada Sabtu, 15 Agustus 2026 berasal dari aktivitas subduksi lempeng. BMKG mengategorikan peristiwa tersebut sebagai gempa bumi menengah setelah memperbarui kedalamannya menjadi 168 kilometer.

Gempa Terjadi Jauh di Bawah Permukaan

BMKG memperbarui episenter pada koordinat 2,91 LU dan 98,93 BT. Lokasinya berada di darat sekitar 11 kilometer tenggara Simalungun.

Selain itu, kedalaman 168 kilometer membuat gempa masuk kategori gempa menengah. Akibatnya, getaran dapat menjangkau wilayah cukup luas.

Mekanisme Oblique Normal Fault

Hasil analisis sumber menunjukkan mekanisme sesar geser turun atau oblique normal fault. Dengan demikian, sumber gempa memiliki komponen pergeseran sekaligus penurunan.

Mengenai pembanding, pembaca dapat melihat analisis gempa Bitung dari BMKG.

Tidak Berpotensi Tsunami

Meskipun magnitudonya mencapai 6,4, BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. Hasil tersebut diperoleh melalui pemodelan tsunami setelah parameter gempa dianalisis.

Pada akhirnya, penyebab gempa Simalungun bukan aktivitas gempa dangkal lokal, melainkan proses subduksi pada kedalaman menengah. Karena itu, rujukan mengenai mekanisme gempa harus menggunakan data BMKG, bukan dugaan dari kuatnya guncangan yang dirasakan masyarakat.

Sumber: BMKG | ANTARA

Exit mobile version