INFAKTUAL
Kamis, September 10, 2026
  • Login
  • World
  • Opinion
  • National
  • Politics
  • Business
  • Science
  • Entertainment

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

    The Chainsmokers Actually Make a Great Nickelback Cover Band

    Man Blows Himself Up On Empty Belgium Football Field

    Expert Tips: Important tips to improve your breakfast routine

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Johann Gutenberg faces tough questions during news conference

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
  • World
  • Opinion
  • National
  • Politics
  • Business
  • Science
  • Entertainment

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

    The Chainsmokers Actually Make a Great Nickelback Cover Band

    Man Blows Himself Up On Empty Belgium Football Field

    Expert Tips: Important tips to improve your breakfast routine

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Johann Gutenberg faces tough questions during news conference

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
INFAKTUAL
No Result
View All Result
Home Budaya

Jejak Tiga Budaya: Mengenal Masjid Lama Gang Bengkok, Masjid Bersejarah di Medan

RIZKY Maulana by RIZKY Maulana
20.05.2026
in Budaya, Religi, Sejarah
0 0
0
Detail atap dan ukiran Masjid Lama Gang Bengkok yang merupakan masjid bersejarah di Medan dengan perpaduan budaya yang kental.

Masjid Bersejarah di Medan, Gang Bengkok, Kesawan, Wisata Sejarah, Akulturasi Budaya, Tjong A Fie, Melayu Medan, Arsitektur Tionghoa, Landmark Medan, Sumatra Utara, Masjid Tua, Wisata Religi, Sejarah Islam Medan, Destinasi Budaya.

0
SHARES
1
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

Table of Contents

Toggle
    • Medan – Simbol Toleransi di Jantung Kesawan
    • RELATED POSTS
    • Desa Wisata di Medan Terpopuler yang Kaya Budaya
    • Tempat Wisata Malam di Medan Terpopuler yang Paling Seru
  • Keunikan Arsitektur pada Masjid Bersejarah di Medan
    • Pusat Kegiatan Sosial dan Edukasi Sejarah
    • Meneladani Harmoni dari Sebuah Gang Bengkok
  • Kesimpulan: Menjaga Warisan Masjid Bersejarah di Medan

Medan – Simbol Toleransi di Jantung Kesawan

Sejarah perkembangan Islam di tanah Deli meninggalkan jejak bangunan yang sangat sarat akan makna toleransi. Pertama-tama, predikat Masjid Bersejarah di Medan melekat kuat pada Masjid Lama Gang Bengkok karena usianya yang sudah lebih dari satu abad. Oleh karena itu, bangunan ini menjadi bukti nyata keharmonisan antara etnis Melayu dan Tionghoa di masa lalu. Selain itu, seorang tokoh Tionghoa bernama Tjong A Fie membiayai seluruh pembangunan masjid ini sebagai hadiah bagi masyarakat muslim di Medan. Akibatnya, arsitektur masjid ini menampilkan gaya unik yang tidak akan Anda temukan pada bangunan rumah ibadah lainnya. Namun, pengelola tetap mempertahankan keaslian struktur bangunan meskipun telah melewati beberapa kali tahap renovasi ringan.

Selanjutnya, penamaan “Gang Bengkok” sendiri berasal dari kondisi jalan di depan masjid yang memang memiliki tikungan tajam. Maka dari itu, nama yang unik ini justru memudahkan para wisatawan untuk mencari lokasi masjid yang berada di pusat kota ini. Sebab, bangunan ini berdiri tegak di tengah kawasan Kesawan yang terkenal sebagai pusat komersial tertua di Medan. Selain itu, penggunaan warna kuning khas Melayu dan ornamen atap bergaya Tiongkok mempertegas identitas masjid bersejarah di Medan ini. Anda bisa menemukan lokasi lengkapnya melalui bantuan Google Maps. Pada akhirnya, hingga tahun 2026, masjid ini tetap menjadi destinasi wajib bagi pencinta sejarah.

RELATED POSTS

Desa Wisata di Medan Terpopuler yang Kaya Budaya

Tempat Wisata Malam di Medan Terpopuler yang Paling Seru

Keunikan Arsitektur pada Masjid Bersejarah di Medan

Satu hal yang perlu diperhatikan, keunikan masjid ini terletak pada detail ukiran kayu yang menghiasi seluruh bagian plafon dan tiang penyangga. Sebagai salah satu masjid tertua Kesawan, para perajin zaman dahulu menggabungkan motif bunga Melayu dengan teknik konstruksi bangunan Tiongkok yang kokoh. Selain itu, bentuk atap yang menyerupai kelenteng memberikan kesan visual yang sangat menarik bagi setiap mata yang memandang. Namun, fungsi utama masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan tetap berjalan aktif dengan suasana yang sangat bersahaja. Oleh karena itu, banyak jamaah merasa memiliki ikatan batin yang kuat saat melaksanakan ibadah di dalam ruangan yang penuh sejarah ini.

Meskipun demikian, keberadaan mimbar tua di dalam masjid juga menjadi perhatian karena memiliki nilai seni tinggi dengan gaya Persia yang elegan. Oleh sebab itu, banyak peneliti arsitektur sering mengunjungi lokasi ini untuk mempelajari teknik penggabungan tiga budaya dalam satu bangunan. Hasilnya, pengetahuan masyarakat mengenai keragaman budaya di Sumatra Utara menjadi semakin kaya melalui keberadaan masjid bersejarah di Medan ini. Selain itu, suasana di dalam masjid terasa sangat sejuk meskipun berada di tengah kawasan bisnis yang padat dan bising. Singkatnya, mengunjungi Masjid Lama Gang Bengkok memberikan pengalaman spiritual sekaligus edukasi budaya yang sangat berharga. Dengan demikian, masjid ini layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya sebagai warisan dunia.

Pusat Kegiatan Sosial dan Edukasi Sejarah

Selain menjadi tempat ibadah, pengelola masjid aktif mengedukasi pengunjung mengenai sejarah panjang berdirinya bangunan ini. Menilik statusnya sebagai warisan sejarah Medan, masjid sering menjadi titik awal bagi tur jalan kaki (walking tour) di kawasan Kesawan. Tentu saja, hal ini membantu mempromosikan pariwisata lokal yang berbasis pada pelestarian bangunan tua dan nilai-nilai luhur masyarakat. Di samping itu, pengelola rutin mengadakan kegiatan santunan bagi warga sekitar sebagai bentuk kelanjutan tradisi berbagi yang telah ada sejak zaman Tjong A Fie. Maka dari itu, peran sosial masjid tetap terjaga dengan baik meskipun zaman telah berubah menjadi modern.

Selain infrastruktur, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan masjid ini sebagai cagar budaya yang harus dilindungi secara ketat. Oleh karena itu, setiap proses perawatan bangunan harus mengikuti prosedur pelestarian agar tidak mengubah nilai sejarah yang ada di dalamnya. Akibatnya, keaslian material kayu dan bentuk jendela masjid tetap terjaga dengan sangat baik hingga saat ini. Singkatnya, pengelolaan masjid bersejarah di Medan ini menjadi contoh sukses sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga aset budaya. Kementerian Pariwisata juga terus memasukkan masjid ini dalam agenda promosi wisata sejarah tingkat internasional.

Meneladani Harmoni dari Sebuah Gang Bengkok

Masjid ini mengajarkan kita bahwa perbedaan budaya bukanlah penghalang untuk membangun kebaikan secara bersama-sama. Melalui pengamatan pada masjid arsitektur Tionghoa Medan ini, kita belajar tentang arti penting kolaborasi dan saling menghargai antaretnis. Tentu saja, ketenangan yang terpancar dari bangunan tua ini seolah mendinginkan suasana perkotaan yang sering kali terasa panas dan terburu-buru. Di samping itu, setiap sudut bangunan menyimpan cerita tentang persahabatan tulus yang melampaui batas keyakinan dan suku bangsa. Oleh sebab itu, sempatkanlah diri Anda untuk duduk sejenak di selasar masjid dan meresapi setiap hembusan angin sejarah yang bertiup.

Kesimpulan: Menjaga Warisan Masjid Bersejarah di Medan

Secara garis besar, Masjid Lama Gang Bengkok adalah mutiara tersembunyi yang menyimpan kekayaan sejarah luar biasa di tengah Kota Medan. Melalui dukungan semua pihak untuk melestarikan Masjid Bersejarah di Medan, kita memastikan bahwa generasi mendatang tetap bisa melihat bukti nyata toleransi bangsa. Oleh karena itu, mari kita jadikan masjid ini sebagai destinasi utama saat berwisata sejarah di kawasan Kesawan. Keindahan akulturasi budaya yang ditawarkan adalah pelajaran hidup yang tidak akan pernah lekang oleh waktu. Jangan pernah bosan untuk mengeksplorasi kekayaan religi dan budaya yang tersebar luas di seluruh pelosok kota tercinta ini.

Tags: Akulturasi BudayaArsitektur TionghoaDestinasi BudayaGang BengkokKesawanLandmark MedanMasjid Bersejarah di MedanMasjid TuaMelayu MedanSejarah Islam MedanSumatra UtaraTjong A FieWisata ReligiWisata Sejarah.
Share
Tweet
Pin
RIZKY Maulana

RIZKY Maulana

Related Posts

Keaslian arsitektur rumah adat kayu tradisional yang berdiri kokoh di salah satu kawasan desa wisata di Medan yang sangat populer

Desa Wisata di Medan Terpopuler yang Kaya Budaya

by RIZKY Maulana
17.06.2026
0

Desa Wisata di Medan Terpopuler yang Kaya Budaya Keunikan tradisi masyarakat di wilayah Sumatra Utara selalu berhasil memikat perhatian para...

Suasana gemerlap lampu malam dan keramaian pengunjung di salah satu tempat wisata malam di Medan yang ikonik dan penuh dengan stan kuliner

Tempat Wisata Malam di Medan Terpopuler yang Paling Seru

by RIZKY Maulana
17.06.2026
0

Tempat Wisata Malam di Medan Terpopuler yang Paling Seru Gemerlap kehidupan di kota metropolitan terbesar Pulau Sumatra tidak pernah redup...

Suasana kesibukan di dalam salah satu toko kain tradisional legendaris yang menjadi tempat belanja di Medan favorit para wisatawan

Tempat Belanja di Medan Terpopuler yang Wajib Dikunjungi

by RIZKY Maulana
17.06.2026
0

Tempat Belanja di Medan Terpopuler yang Wajib Dikunjungi Melakukan perjalanan liburan ke ibu kota Sumatra Utara rasanya kurang lengkap jika...

Keindahan arsitektur Istana Maimun saat matahari terbenam, ikon wisata budaya dan sejarah di Kota Medan.

Wisata Budaya dan Kuliner Medan Terbaik untuk Panduan Liburan

by RIZKY Maulana
17.06.2026
0

Medan, ibu kota Provinsi Sumatra Utara, bukan sekadar kota metropolitan terbesar di luar Pulau Jawa. Kota ini adalah kuali peleburan...

Keindahan arsitektur Istana Maimun saat matahari terbenam, ikon wisata budaya dan sejarah di Kota Medan.

Wisata Kuliner dan Budaya Medan Panduan Lengkap Liburan Seru

by RIZKY Maulana
17.06.2026
0

Medan, ibu kota Provinsi Sumatra Utara, bukan sekadar kota metropolitan terbesar di luar Pulau Jawa. Kota ini adalah kuali peleburan...

Next Post
Kemegahan arsitektur Masjid Al-Ikhsan yang menyerupai Taj Mahal dan menjadi salah satu masjid megah di Medan.

Taj Mahal dari Sumatra: Menjelajahi Masjid Al-Ikhsan, Masjid Megah di Medan

Arsitektur klasik Masjid Raya Sri Deli yang menjadi salah satu masjid estetik di Medan dengan nuansa Melayu yang kental.

Warisan Kesultanan: Menjelajahi Masjid Raya Sri Deli, Masjid Estetik di Medan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

5 Website Parafrase Otomatis, Cocok untuk Mahasiswa

5 Website Parafrase Otomatis, Cocok untuk Mahasiswa

09.09.2026
10 Tools AI yang Bermanfaat untuk Mahasiswa

10 Tools AI yang Bermanfaat untuk Mahasiswa

09.09.2026
  • 623 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Kampus Terbaik Medan Tahun 2026

    Kampus Terbaik Medan untuk Calon Mahasiswa 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pilih Gawai Pintar Awet 2026: Trik Anti Lemot!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Portal Andalan Izin Koperasi Medan Terpadu dan Efisien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saus Sambal Viral: Resep Rahasia Pedas Mantap untuk Segala Camilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Review Kacamata Pintar AI 2026: Pengganti HP Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Infaktual.com

Redaksi Infaktual.com

Jl Gunung Mahameru No 3 Lantai 2.
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan – Sumatera Utara, Indonesia.

Email : infaktual.com@gmail.com

Follow us

© 2026 INFAKTUAL - Informasi Fakta Aktual dan Terpercaya.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politics
  • World
  • Business
  • Science
  • National
  • Entertainment
  • Sports
  • Fashion
  • Lifestyle
  • Travel
  • Tech
  • Health
  • Food

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version