Buah blewah menjadi pilihan favorit banyak orang, terutama saat cuaca panas atau bulan puasa tiba. Selain rasanya yang segar, buah ini menyimpan kandungan air, vitamin, dan mineral yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh. Artikel ini membahas kandungan nutrisi blewah beserta manfaatnya bagi kesehatan.
Kandungan Nutrisi dalam Buah Blewah
Blewah mengandung sekitar 90 persen air, sehingga tergolong buah rendah kalori dan rendah karbohidrat. Setiap cangkir blewah menyumbang kurang lebih 53 kkal, 1 gram protein, dan 1,6 gram serat. Buah ini juga kaya vitamin A, C, dan K, folat, kolin, zat besi, magnesium, fosfor, mangan, selenium, serta kalium. Selain itu, blewah mengandung antioksidan penting seperti beta karoten, lutein, dan zeaxanthin.
Manfaat Buah Blewah bagi Kesehatan
Kandungan nutrisi yang lengkap membuat blewah memberikan berbagai manfaat bagi tubuh. Berikut 10 manfaat buah blewah yang perlu diketahui.
1. Membantu mencegah asma
Kandungan beta karoten dalam blewah dapat membantu mendukung kesehatan paru-paru dan berperan dalam menjaga fungsi sistem pernapasan. Beta karoten merupakan antioksidan yang diubah tubuh menjadi vitamin A, yaitu nutrisi penting untuk menjaga jaringan saluran pernapasan.
2. Mendukung kesehatan jantung
Serat, kalium, vitamin C, dan kolin dalam blewah berperan dalam menjaga kesehatan jantung serta membantu mengontrol tekanan darah. Kalium membantu menyeimbangkan kadar natrium dalam tubuh sehingga dapat mendukung fungsi pembuluh darah dan kerja jantung yang lebih optimal.
3. Mengurangi risiko cacat tabung saraf
Kandungan folat dalam blewah berperan penting dalam perkembangan sistem saraf janin dan membantu mengurangi risiko cacat tabung saraf seperti spina bifida. Oleh karena itu, blewah dapat menjadi salah satu sumber folat alami yang mendukung kebutuhan nutrisi selama kehamilan.
4. Menjaga tubuh tetap terhidrasi
Kandungan air yang tinggi dalam blewah membantu memenuhi kebutuhan cairan tubuh, terutama saat cuaca panas atau ketika menjalani ibadah puasa. Selain air, blewah juga mengandung mineral seperti kalium yang membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.
5. Mencegah sembelit
Serat dalam blewah membantu memperlancar pergerakan usus dan menjaga kesehatan sistem pencernaan. Kandungan air yang tinggi juga membantu melunakkan feses sehingga proses buang air besar menjadi lebih mudah.
6. Menurunkan risiko kanker
Kombinasi antioksidan seperti beta karoten, lutein, zeaxanthin, dan vitamin C membantu melindungi sel tubuh dari kerusakan akibat radikal bebas. Pola makan yang kaya buah dan sayuran dengan kandungan antioksidan dapat dikaitkan dengan penurunan risiko beberapa penyakit kronis, termasuk beberapa jenis kanker.
7. Menjaga kesehatan kulit dan rambut
Vitamin C dalam blewah membantu tubuh memproduksi kolagen yang berperan dalam menjaga elastisitas dan kekuatan kulit. Selain itu, vitamin A dari beta karoten mendukung regenerasi sel kulit dan membantu menjaga kesehatan jaringan rambut.
8. Menurunkan kadar kolesterol jahat
Kandungan serat dalam blewah dapat membantu mengurangi penyerapan kolesterol di saluran pencernaan sehingga berpotensi membantu menjaga kadar kolesterol LDL tetap terkendali. Selain itu, kandungan kalori yang rendah menjadikan blewah pilihan buah yang baik untuk pola makan seimbang.
9. Meredakan asam lambung
Kandungan air yang tinggi membantu mengencerkan asam lambung sehingga gejala yang muncul terasa lebih ringan. Namun, respons setiap orang terhadap makanan tertentu berbeda, sehingga penderita asam lambung tetap perlu memperhatikan jumlah konsumsi dan kondisi tubuhnya.
10. Melindungi kesehatan mata
Kandungan lutein, zeaxanthin, dan beta karoten dalam blewah berperan dalam menjaga fungsi mata serta melindungi retina dari paparan radikal bebas.
Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mengonsumsi Blewah
Meski menawarkan banyak manfaat, konsumsi blewah tetap perlu memperhatikan beberapa hal berikut.
1. Perhatikan kadar gula darah
Penderita diabetes tipe 2 tetap boleh mengonsumsi blewah dengan takaran yang tepat, karena konsumsi berlebihan dapat meningkatkan kadar gula darah. Sebaiknya konsumsi blewah dalam porsi wajar dan tetap memperhatikan pola makan harian agar kadar gula darah tetap terkontrol.
2. Cuci kulit buah sebelum dipotong
Langkah ini membantu mengurangi risiko kontaminasi bakteri yang dapat menempel pada kulit luar blewah. Mencuci buah sebelum dipotong juga mencegah bakteri berpindah dari permukaan kulit ke bagian daging buah yang akan dikonsumsi.
3. Batasi konsumsi bagi pengguna beta-blocker
Kandungan kalium yang cukup tinggi pada blewah perlu diperhatikan oleh orang yang mengonsumsi obat beta-blocker atau memiliki gangguan fungsi ginjal. Konsumsi dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan kadar kalium dalam tubuh meningkat sehingga berisiko mengganggu keseimbangan mineral tubuh.
Kesimpulan
Buah blewah layak menjadi pilihan camilan sehat karena kandungan air, vitamin, dan antioksidannya yang lengkap. Konsumsi blewah secara rutin dan dalam takaran wajar dapat mendukung kesehatan jantung, pencernaan, kulit, hingga mata. Dengan memperhatikan porsi dan cara penyajiannya, manfaat buah blewah dapat dirasakan secara optimal tanpa menimbulkan risiko bagi kesehatan.



























