INFAKTUAL
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Login
  • World
  • Opinion
  • National
  • Politics
  • Business
  • Science
  • Entertainment

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

    The Chainsmokers Actually Make a Great Nickelback Cover Band

    Man Blows Himself Up On Empty Belgium Football Field

    Expert Tips: Important tips to improve your breakfast routine

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Johann Gutenberg faces tough questions during news conference

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
  • World
  • Opinion
  • National
  • Politics
  • Business
  • Science
  • Entertainment

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

    The Chainsmokers Actually Make a Great Nickelback Cover Band

    Man Blows Himself Up On Empty Belgium Football Field

    Expert Tips: Important tips to improve your breakfast routine

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Johann Gutenberg faces tough questions during news conference

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
INFAKTUAL
No Result
View All Result
Home Berita

Gempa Medan M6,4 Terasa Kuat, Pusat Gempa di Simalungun Sumut

Shafiya Tugba by Shafiya Tugba
16.08.2026
in Berita, Berita Terkini, Berita Utama
0 0
0
Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Gempa Medan, Gempa Simalungun, Gempa Sumatera Utara, BMKG, BNPB, Pematangsiantar, Gempa Bumi, Mitigasi Bencana

0
SHARES
1
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

Table of Contents

Toggle
  • Gempa Medan M6,4 Terasa Kuat, Pusat Gempa di Simalungun Sumut
      • RELATED POSTS
      • Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG
      • Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan
    • BMKG Perbarui Parameter Gempa Simalungun M6,4
      • Mengapa Disebut Gempa Medan?
    • Gempa Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng
    • Guncangan Mencapai Intensitas V MMI
      • Getaran Juga Terasa hingga Aceh
    • BPBD Simalungun Tidak Temukan Kerusakan Membahayakan
    • Mengapa Gempa M6,4 Tidak Berpotensi Tsunami?
      • Belum Ada Gempa Susulan pada Pemantauan Awal
    • Masyarakat Diminta Mengikuti Informasi Resmi
      • Sumber Eksternal
      • Internal Link Infaktual

Gempa Medan M6,4 Terasa Kuat, Pusat Gempa di Simalungun Sumut

INFAKTUAL.COM – Gempa Medan M6,4 terasa kuat di Kota Medan dan sejumlah wilayah Sumatera Utara pada Sabtu, 15 Agustus 2026. Gempa terjadi pukul 17.54.52 WIB. Namun, pusat gempa sebenarnya bukan berada di Kota Medan. BMKG memperbarui episenter gempa berada di darat sekitar 11 kilometer tenggara Simalungun, Sumatera Utara, dengan kedalaman 168 kilometer.

Selain itu, hasil pemodelan BMKG memastikan gempa M6,4 tersebut tidak berpotensi tsunami. Gempa dikategorikan sebagai gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pergerakan sesar geser turun atau oblique normal fault.

RELATED POSTS

Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG

Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan

Sementara itu, BNPB mencatat guncangan dirasakan di Kabupaten Simalungun, Kota Medan, Kabupaten Pakpak Bharat, dan Kabupaten Tapanuli Tengah. Di Simalungun, Medan, serta Pakpak Bharat, getaran dilaporkan terasa kuat sekitar 30 detik. Adapun di Tapanuli Tengah, guncangan kuat dilaporkan berlangsung sekitar 10 detik.

BMKG Perbarui Parameter Gempa Simalungun M6,4

Informasi awal gempa menunjukkan koordinat 2,97 LU dan 98,95 BT dengan kedalaman 163 kilometer. Namun, setelah analisis lebih lanjut, BMKG memperbarui parameter menjadi koordinat 2,91 LU dan 98,93 BT dengan kedalaman 168 kilometer. Lokasinya berada sekitar 11 kilometer tenggara Simalungun.

Akibatnya, angka kedalaman 168 kilometer merupakan parameter pembaruan yang sebaiknya digunakan ketika menjelaskan peristiwa tersebut. Sebaliknya, angka 163 kilometer merupakan informasi cepat yang dirilis pada menit-menit awal setelah gempa.

Informasi resmi dapat diperiksa melalui BMKG – Gempa M6,4 Simalungun.

Mengapa Disebut Gempa Medan?

Istilah gempa Medan banyak digunakan karena guncangan dirasakan kuat oleh masyarakat Kota Medan. Namun, secara seismologis peristiwa tersebut lebih tepat disebut gempa Simalungun karena episenternya berada di wilayah Simalungun. BNPB memang memasukkan Kota Medan sebagai salah satu wilayah yang merasakan guncangan.

Selain itu, laporan RRI yang mengutip BBMKG Wilayah I Medan juga menyebut guncangan dirasakan di Medan dan Deli Serdang. Dengan demikian, pencarian “gempa Medan” menggambarkan lokasi masyarakat merasakan gempa, bukan titik episenternya.

Untuk pemantauan informasi gempa secara digital, pembaca dapat menggunakan panduan internal Infaktual mengenai Aplikasi Info BMKG untuk memantau gempa real-time. Halaman tersebut telah terindeks di Infaktual sebagai materi mitigasi bencana.

Gempa Dipicu Aktivitas Subduksi Lempeng

Mengenai penyebabnya, BMKG menjelaskan bahwa gempa Simalungun M6,4 merupakan gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng. Kedalaman hiposenter mencapai 168 kilometer sehingga sumber gempa berada cukup jauh di bawah permukaan bumi.

Selain itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan sesar geser turun atau oblique normal fault. Artinya, pergerakan sumber gempa mempunyai komponen pergeseran sekaligus penurunan. Informasi tersebut berasal dari analisis mekanisme sumber BMKG, bukan perkiraan berdasarkan lokasi guncangan.

Pembaca dapat membandingkan karakter gempa ini dengan pembahasan internal Infaktual mengenai Gempa Bitung dan analisis BMKG. Artikel tersebut juga membahas bagaimana parameter lokasi, kedalaman, dan mekanisme gempa digunakan dalam membaca risiko bencana.

Guncangan Mencapai Intensitas V MMI

Berdasarkan estimasi shakemap BMKG, intensitas tertinggi mencapai V MMI di Kota Tebingtinggi, Kabanjahe, dan Limapuluh. Pada skala V MMI, getaran dapat dirasakan hampir seluruh penduduk dan dapat membangunkan orang yang sedang tidur.

Selain itu, intensitas IV MMI diperkirakan terjadi di Raya, Panombeian Pane, Panei, Pematangsiantar, dan Pangururan. Pada intensitas tersebut, getaran pada siang hari dapat dirasakan banyak orang di dalam rumah.

Namun, data intensitas shakemap berbeda dengan laporan durasi guncangan dari masyarakat. BNPB menerima laporan bahwa Simalungun, Medan, dan Pakpak Bharat merasakan guncangan kuat sekitar 30 detik, sedangkan Tapanuli Tengah sekitar 10 detik.

Getaran Juga Terasa hingga Aceh

Selain wilayah Sumatera Utara, guncangan juga dirasakan sebagian masyarakat di Aceh. ANTARA melaporkan warga Aceh Barat merasakan gempa Simalungun pada Sabtu sore. Pemantauan hingga Sabtu malam belum menemukan kerusakan bangunan maupun korban jiwa di Kabupaten Aceh Barat.

Dengan demikian, jangkauan getaran gempa cukup luas. Meskipun demikian, intensitas yang dirasakan setiap daerah berbeda karena dipengaruhi jarak, kondisi tanah, karakter bangunan, dan sumber gempa.

BPBD Simalungun Tidak Temukan Kerusakan Membahayakan

Perkembangan terbaru memberikan gambaran lebih jelas mengenai dampak gempa. BPBD Kabupaten Simalungun melakukan pemantauan di 32 kecamatan, 386 nagori atau desa, serta 27 kelurahan. Hasil pemantauan menyimpulkan tidak ditemukan dampak maupun kerusakan yang membahayakan masyarakat akibat gempa tersebut.

Sebelumnya, BNPB bersama BPBD, Basarnas, TNI, Polri, dan unsur terkait melakukan pemantauan serta asesmen setelah gempa. BNPB juga meminta masyarakat menghindari bangunan atau benda yang berpotensi roboh dan mengikuti pembaruan informasi dari sumber resmi.

Meskipun tidak ditemukan kerusakan membahayakan di Simalungun, pemeriksaan bangunan setelah gempa tetap penting. Pembaca dapat melihat panduan P3K dasar pascagempa sebagai materi kesiapsiagaan tambahan.

Mengapa Gempa M6,4 Tidak Berpotensi Tsunami?

BMKG menegaskan hasil pemodelan menunjukkan gempa Simalungun tidak berpotensi tsunami. Episenter berada di darat dan sumber gempa memiliki kedalaman menengah.

Sebaliknya, gempa Nagekeo M7,7 pada hari yang sama berpusat di laut dan sempat memicu peringatan tsunami. Perbedaan tersebut menunjukkan bahwa magnitudo bukan satu-satunya faktor dalam menentukan ancaman tsunami. Lokasi, kedalaman, mekanisme sumber, dan hasil pemodelan juga menjadi bagian penting dalam analisis.

Pembaca dapat melihat perbandingannya melalui artikel Gempa M7,7 Nagekeo NTT dan peringatan tsunami BMKG. Infaktual juga memiliki laporan mengenai tsunami 0,94 meter di Maurole-Ende.

Belum Ada Gempa Susulan pada Pemantauan Awal

Hingga pukul 18.16 WIB pada 15 Agustus 2026, monitoring BMKG belum menunjukkan aktivitas gempa susulan. Namun, BMKG menegaskan pemantauan akan terus dilakukan dan masyarakat tetap diminta berhati-hati terhadap kemungkinan gempa susulan.

Karena itu, keterangan “belum ada gempa susulan” harus dibaca berdasarkan waktu pemantauan tersebut. Kondisi dapat berubah setelah sensor mencatat aktivitas seismik baru.

Masyarakat Diminta Mengikuti Informasi Resmi

BMKG meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu, warga diminta menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat gempa. Informasi resmi dapat dipantau melalui situs BMKG, InaTEWS, aplikasi InfoBMKG, dan kanal resmi BMKG lainnya.

BNPB juga mengingatkan warga untuk menjauhi benda rawan roboh seperti tiang listrik dan papan reklame. Selain itu, masyarakat diminta mengikuti instruksi petugas apabila diperlukan evakuasi.

Untuk kesiapsiagaan keluarga, Infaktual memiliki panduan Tips Menyusun Tas Siaga Bencana.

Pada akhirnya, gempa Medan M6,4 yang terasa pada 15 Agustus 2026 sebenarnya berpusat di Simalungun. Parameter terbaru BMKG mencatat magnitudo 6,4, kedalaman 168 kilometer, dan episenter 11 kilometer tenggara Simalungun. Gempa tidak berpotensi tsunami, sementara pemantauan BPBD Simalungun tidak menemukan kerusakan yang membahayakan masyarakat.

Sumber Eksternal

  • BMKG – Gempa Tektonik M6,4 Simalungun
  • BNPB – Gempa Bumi M6,4 Guncang Kabupaten Simalungun
  • ANTARA – BPBD Pastikan Simalungun Tidak Terdampak Gempa
  • RRI – Gempa Simalungun Dirasakan di Medan dan Deli Serdang

Internal Link Infaktual

  • Aplikasi Info BMKG untuk Pantau Gempa
  • Gempa Bitung: Analisis BMKG dan Mitigasi
  • Panduan P3K Pascagempa
  • Tips Menyusun Tas Siaga Bencana
  • Gempa M7,7 Nagekeo NTT
Tags: BMKGBNPBGempa BumiGempa MedanGempa SimalungunGempa Sumatera UtaraMitigasi BencanaPematangsiantar
Share
Tweet
Pin
Shafiya Tugba

Shafiya Tugba

Related Posts

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG INFAKTUAL.COM – Gempa susulan Simalungun belum terdeteksi pada periode awal pemantauan setelah...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan INFAKTUAL.COM – Dampak gempa Simalungun M6,4 telah diperiksa BPBD Kabupaten Simalungun...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Gempa Simalungun M6,4 Tidak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan BMKG

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Gempa Simalungun M6,4 Tidak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan BMKG INFAKTUAL.COM – Gempa Simalungun tidak berpotensi tsunami. Kesimpulan tersebut disampaikan BMKG...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Daftar Wilayah yang Merasakan Gempa Simalungun M6,4 hingga Medan

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Daftar Wilayah yang Merasakan Gempa Simalungun M6,4 hingga Medan INFAKTUAL.COM – Wilayah terdampak gempa Simalungun mencakup sejumlah kabupaten dan kota...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Penyebab Gempa Simalungun M6,4, BMKG Ungkap Aktivitas Subduksi

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Penyebab Gempa Simalungun M6,4, BMKG Ungkap Aktivitas Subduksi INFAKTUAL.COM – Penyebab gempa Simalungun M6,4 pada Sabtu, 15 Agustus 2026 berasal...

Next Post
Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Penyebab Gempa Simalungun M6,4, BMKG Ungkap Aktivitas Subduksi

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Daftar Wilayah yang Merasakan Gempa Simalungun M6,4 hingga Medan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Calon pelamar memeriksa informasi CPNS 2026 melalui portal resmi SSCASN BKN

CPNS 2026 dan Sekolah Kedinasan 2026 Berbeda, Ini Jadwal Resmi BKN

16.08.2026
Calon pelamar memeriksa informasi CPNS 2026 melalui portal resmi SSCASN BKN

Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Ini Cara Cek Informasi Resmi BKN

16.08.2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Kampus Terbaik Medan Tahun 2026

    Kampus Terbaik Medan untuk Calon Mahasiswa 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pilih Gawai Pintar Awet 2026: Trik Anti Lemot!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Portal Andalan Izin Koperasi Medan Terpadu dan Efisien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saus Sambal Viral: Resep Rahasia Pedas Mantap untuk Segala Camilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Review Kacamata Pintar AI 2026: Pengganti HP Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Infaktual.com

Redaksi Infaktual.com

Jl Gunung Mahameru No 3 Lantai 2.
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan – Sumatera Utara, Indonesia.

Email : infaktual.com@gmail.com

Follow us

© 2026 INFAKTUAL - Informasi Fakta Aktual dan Terpercaya.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politics
  • World
  • Business
  • Science
  • National
  • Entertainment
  • Sports
  • Fashion
  • Lifestyle
  • Travel
  • Tech
  • Health
  • Food

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version