INFAKTUAL
Senin, Agustus 24, 2026
  • Login
  • World
  • Opinion
  • National
  • Politics
  • Business
  • Science
  • Entertainment

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

    The Chainsmokers Actually Make a Great Nickelback Cover Band

    Man Blows Himself Up On Empty Belgium Football Field

    Expert Tips: Important tips to improve your breakfast routine

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Johann Gutenberg faces tough questions during news conference

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
  • World
  • Opinion
  • National
  • Politics
  • Business
  • Science
  • Entertainment

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

    The Chainsmokers Actually Make a Great Nickelback Cover Band

    Man Blows Himself Up On Empty Belgium Football Field

    Expert Tips: Important tips to improve your breakfast routine

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Johann Gutenberg faces tough questions during news conference

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
INFAKTUAL
No Result
View All Result
Home Berita

Kondisi Bangunan Tua Manado: Mengapa Kanopi Gedung KONI Bisa Runtuh?

Irhas by Irhas
08.05.2026
in Berita, Berita Terkini, Properti
0 0
0
Besi tulangan yang berkarat pada pilar beton yang pecah akibat guncangan gempa.

Kerusakan Gedung Tua Manado, Gedung KONI Sario, Gempa M7.6, Audit Bangunan, Mitigasi Struktural, Keamanan Publik, Info Konstruksi, Manado Hari Ini, Dinas Pekerjaan Umum, Struktur Beton, Bangunan Tahan Gempa, Info Manado, Peristiwa Sulut, Evaluasi Bangunan, Standar Konstruksi.

0
SHARES
1
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

Table of Contents

Toggle
  • Pelajaran dari Reruntuhan: Mengulas Kerusakan Gedung Tua Manado di Sario
    • RELATED POSTS
    • Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG
    • Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan
    • Masalah Penuaan Material dan Korosi Baja
    • Kesalahan Desain dan Beban Inersia Gempa
    • Urgensi Audit Kelaikan Bangunan Publik (SLF)
    • Mitigasi Jangka Panjang: Perkuatan Struktur (Retrofitting)
    • Kesimpulan: Waspada Bahaya Struktur Bangunan

Pelajaran dari Reruntuhan: Mengulas Kerusakan Gedung Tua Manado di Sario

Tragedi jatuhnya korban jiwa di Gedung KONI Sario saat gempa M7,6 membuka tabir mengenai masalah serius pada infrastruktur publik. Banyak pihak kini mempertanyakan Kerusakan Gedung Tua Manado yang seolah terabaikan selama bertahun-tahun. Runtuhnya kanopi beton yang menewaskan seorang lansia menjadi bukti nyata bahwa estetika bangunan tidak lagi relevan jika tanpa dukungan struktur yang kokoh dan tahan gempa.

Pakar konstruksi menyebut bahwa wilayah Sulawesi Utara memiliki risiko seismik tinggi, sehingga setiap bangunan publik harus memenuhi standar ketat. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan banyak fasilitas umum yang sudah termakan usia tanpa adanya audit kelaikan struktural secara berkala. Mari kita analisis faktor teknis yang memicu kegagalan struktur pada bangunan legendaris di Kota Manado ini.

RELATED POSTS

Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG

Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan

Masalah Penuaan Material dan Korosi Baja

Salah satu penyebab utama Kerusakan Gedung Tua Manado adalah proses degradasi material beton dan baja tulangan. Gedung KONI Sario sudah berdiri selama puluhan tahun, di mana paparan kelembapan dan udara laut dapat memicu korosi pada besi di dalam beton. Ketika besi berkarat, volumenya memuai dan mengakibatkan beton di sekitarnya pecah atau mengalami retakan rambut (spalling).

Saat gempa M7,6 terjadi, struktur kanopi yang sudah rapuh tidak lagi memiliki daya ikat yang cukup untuk menahan beban guncangan horisontal. Mengutip laporan dari BeritaManado, bagian depan gedung langsung patah karena sambungan antar-elemen struktural sudah kehilangan integritasnya. Kejadian ini harus menjadi peringatan bagi pengelola gedung lain di Manado untuk segera memeriksa kesehatan beton bangunan mereka.

Baca Juga: Profil Korban KONI: Sosok Lansia yang Menjadi Korban Gempa M7,6 Manado

Kesalahan Desain dan Beban Inersia Gempa

Secara teknis, kanopi beton merupakan elemen bangunan yang memiliki berat jenis sangat besar namun sering kali memiliki tumpuan yang minim. Pada bangunan model lama, desain kanopi sering kali hanya berfungsi sebagai peneduh tanpa memperhitungkan beban inersia saat bumi berguncang hebat. Getaran frekuensi rendah dari gempa Sulawesi Utara memberikan tekanan tarik yang tidak mampu ditahan oleh struktur beton konvensional.

Melansir data dari Detik News, kekuatan guncangan M7,6 memberikan percepatan tanah yang signifikan pada wilayah Manado. Bangunan yang tidak menerapkan prinsip daktilitas (kelenturan) akan cenderung patah seketika daripada mengikuti ayunan gempa. Inilah alasan mengapa Kerusakan Gedung Tua Manado terjadi begitu masif pada bagian-bagian dekoratif gedung yang bersifat kaku.

Baca Juga: Analisis BMKG: Mengapa Peringatan Tsunami Dicabut Setelah 2 Jam?

Urgensi Audit Kelaikan Bangunan Publik (SLF)

Pemerintah Kota Manado kini mendapat desakan untuk mewajibkan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) bagi seluruh gedung perkantoran dan fasilitas umum. Audit ini harus melibatkan ahli struktur independen yang mampu melakukan uji non-destruktif (NDT) pada beton. Polda Sulut melalui rilis MediaHub Polri juga menyarankan penutupan sementara area yang terindikasi memiliki risiko runtuh tinggi.

Kita tidak boleh menunggu jatuh korban jiwa lagi untuk mulai peduli terhadap keamanan struktur. Setiap retakan miring pada kolom bangunan pasca gempa adalah sinyal bahaya yang tidak boleh diabaikan. Masyarakat yang beraktivitas di dalam gedung tua harus selalu waspada dan mengetahui jalur evakuasi tercepat jika sewaktu-waktu terjadi getaran susulan.

Baca Juga: Kesiapan Polda Sulut: Strategi Kamtibmas Pasca Gempa Guna Cegah Kriminalitas

Mitigasi Jangka Panjang: Perkuatan Struktur (Retrofitting)

Bagi gedung-gedung bersejarah atau fasilitas umum yang masih layak dipertahankan, teknik retrofitting atau perkuatan struktur bisa menjadi solusi. Penambahan plat baja atau pembungkusan kolom dengan serat karbon (FRP) dapat meningkatkan kekuatan bangunan menghadapi lindu. Pemerintah melalui BNPB terus mendorong penggunaan teknologi konstruksi tahan gempa bagi daerah-daerah di zona subduksi aktif.

Edukasi mengenai standar bangunan aman harus menjangkau hingga ke pengembang properti skala kecil. Jangan hanya mengejar biaya murah dengan mengurangi spesifikasi besi tulangan yang berisiko fatal di masa depan. Selalulah merujuk pada regulasi dari BMKG terkait zonasi kerawanan gempa guna menentukan desain bangunan yang paling tepat untuk wilayah Sulawesi Utara.

Informasi terbaru mengenai bantuan renovasi gedung terdampak dapat Anda akses melalui Antara News. Mari kita jadikan peristiwa jatuhnya kanopi KONI sebagai momentum untuk membangun Manado yang lebih aman secara infrastruktur. Keselamatan warga adalah investasi terpenting yang tidak boleh kita tawar dengan alasan apa pun.

Kesimpulan: Waspada Bahaya Struktur Bangunan

Keamanan kita saat gempa sangat bergantung pada kekuatan atap yang menaungi kita. Kerusakan Gedung Tua Manado adalah pengingat nyata bahwa pemeliharaan bangunan adalah bagian integral dari mitigasi bencana. Periksa rumah Anda sekarang, laporkan keretakan yang mencurigakan, dan pastikan lingkungan sekitar Anda aman dari potensi reruntuhan material bangunan.

Tetaplah mengikuti arahan pemerintah dan jangan masuk ke dalam gedung yang sudah diberi garis polisi. Dengan kepatuhan dan kesadaran kolektif, kita bisa mengurangi risiko cedera dan kerugian material di masa mendatang.

Baca Juga: Panduan Tas Siaga Bencana: Apa Saja yang Harus Dibawa Warga Sulut?

Tags: Audit BangunanBangunan Tahan GempaDinas Pekerjaan UmumEvaluasi BangunanGedung KONI SarioGempa M7.6Info KonstruksiInfo ManadoKeamanan PublikKerusakan Gedung Tua ManadoManado Hari IniMitigasi StrukturalPeristiwa SulutStandar Konstruksi.Struktur Beton
Share
Tweet
Pin
Irhas

Irhas

Related Posts

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG INFAKTUAL.COM – Gempa susulan Simalungun belum terdeteksi pada periode awal pemantauan setelah...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan INFAKTUAL.COM – Dampak gempa Simalungun M6,4 telah diperiksa BPBD Kabupaten Simalungun...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Gempa Simalungun M6,4 Tidak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan BMKG

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Gempa Simalungun M6,4 Tidak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan BMKG INFAKTUAL.COM – Gempa Simalungun tidak berpotensi tsunami. Kesimpulan tersebut disampaikan BMKG...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Daftar Wilayah yang Merasakan Gempa Simalungun M6,4 hingga Medan

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Daftar Wilayah yang Merasakan Gempa Simalungun M6,4 hingga Medan INFAKTUAL.COM – Wilayah terdampak gempa Simalungun mencakup sejumlah kabupaten dan kota...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Penyebab Gempa Simalungun M6,4, BMKG Ungkap Aktivitas Subduksi

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Penyebab Gempa Simalungun M6,4, BMKG Ungkap Aktivitas Subduksi INFAKTUAL.COM – Penyebab gempa Simalungun M6,4 pada Sabtu, 15 Agustus 2026 berasal...

Next Post
Diagram ilmiah pertemuan lempeng tektonik di bawah Laut Maluku yang memicu gempa.

Sains Gempa: Mengenal Zona Subduksi Laut Maluku Pemicu Lindu

Fenomena Pink Moon April 2026 yang bersanding dengan awan tebal di langit Indonesia.

Judul: Fenomena Pink Moon April 2026 dan Peringatan BMKG: Waspada Cuaca Ekstrem!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Calon pelamar memeriksa informasi CPNS 2026 melalui portal resmi SSCASN BKN

CPNS 2026 dan Sekolah Kedinasan 2026 Berbeda, Ini Jadwal Resmi BKN

16.08.2026
Calon pelamar memeriksa informasi CPNS 2026 melalui portal resmi SSCASN BKN

Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Ini Cara Cek Informasi Resmi BKN

16.08.2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Kampus Terbaik Medan Tahun 2026

    Kampus Terbaik Medan untuk Calon Mahasiswa 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pilih Gawai Pintar Awet 2026: Trik Anti Lemot!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Portal Andalan Izin Koperasi Medan Terpadu dan Efisien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saus Sambal Viral: Resep Rahasia Pedas Mantap untuk Segala Camilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Review Kacamata Pintar AI 2026: Pengganti HP Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Infaktual.com

Redaksi Infaktual.com

Jl Gunung Mahameru No 3 Lantai 2.
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan – Sumatera Utara, Indonesia.

Email : infaktual.com@gmail.com

Follow us

© 2026 INFAKTUAL - Informasi Fakta Aktual dan Terpercaya.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politics
  • World
  • Business
  • Science
  • National
  • Entertainment
  • Sports
  • Fashion
  • Lifestyle
  • Travel
  • Tech
  • Health
  • Food

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version