INFAKTUAL
Minggu, Agustus 23, 2026
  • Login
  • World
  • Opinion
  • National
  • Politics
  • Business
  • Science
  • Entertainment

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

    The Chainsmokers Actually Make a Great Nickelback Cover Band

    Man Blows Himself Up On Empty Belgium Football Field

    Expert Tips: Important tips to improve your breakfast routine

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Johann Gutenberg faces tough questions during news conference

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
  • World
  • Opinion
  • National
  • Politics
  • Business
  • Science
  • Entertainment

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Bill Gates’ iconic donkey game arrives on iPhone, Apple Watch

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Hail a Ride Hands-Free: Apple Opens Siri to Outside Developers

    Mount Rinjani to be closed following the Lombok earthquake

    Bantar Gebang residents ask for increase in ‘smelly money’

    Baking industry growth set to rise on more stable economy

    The Chainsmokers Actually Make a Great Nickelback Cover Band

    Man Blows Himself Up On Empty Belgium Football Field

    Expert Tips: Important tips to improve your breakfast routine

  • Lifestyle
    • All
    • Fashion
    • food
    • Health
    • Travel

    The ‘Deadpool’ creator Liefeld praises “The Night Comes for Us”

    Unilever to continue producing teabags after Sariwangi bankrupt

    Palembang to inaugurate quake-proof bridge next month

    Agrarian Ministry distributes 6.2m land certificates

    Government targets 16.6% tax revenue growth in 2019

    Indonesia’s Largest Fleet Of Taxis Teams Up To Beat Ride-hailing Apps

    BLACKPINK’s Jennie announces release date of solo debut

    Seven workouts scientifically proven to burn the most calories

    Uber’s Turbulent Week: Kalanick Out, New Twist In Google Lawsuit

    Johann Gutenberg faces tough questions during news conference

    Trending Tags

    • Golden globes
    • Climate Change
No Result
View All Result
INFAKTUAL
No Result
View All Result
Home Berita

Daftar 22 Wilayah Siaga dan Waspada Tsunami Usai Gempa M7,7 NTT

Shafiya Tugba by Shafiya Tugba
15.08.2026
in Berita, Berita Terkini, Berita Utama
0 0
0
Ilustrasi gempa M7,7 Nagekeo NTT di kawasan pesisir Mbay yang memicu peringatan dini tsunami BMKG.

Ilustrasi gempa M7,7 Nagekeo NTT di kawasan pesisir Mbay yang memicu peringatan dini tsunami BMKG.

0
SHARES
1
VIEWS
Share on Facebook
Share on Twitter

Table of Contents

Toggle
  • Daftar 22 Wilayah Siaga dan Waspada Tsunami Usai Gempa M7,7 NTT
      • RELATED POSTS
      • Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG
      • Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan
    • 8 Wilayah Berstatus Siaga Tsunami
      • Status Siaga
      • Status Waspada
    • Apa Arti Status Siaga Tsunami?
      • Lima Kawasan Siaga Berada di NTT
    • Apa Arti Status Waspada Tsunami?
      • 14 Daerah Tersebar di Empat Provinsi
    • Tidak Ada Wilayah Berstatus Awas
    • Gempa Awalnya Tercatat M7,0 lalu Diperbarui M7,7
      • Peringatan Pertama Keluar Sekitar Dua Menit Setelah Gempa
    • Tsunami Benar-Benar Terdeteksi di Sejumlah Lokasi
    • Peringatan Tsunami Akhirnya Dinyatakan Berakhir
      • Jangan Sebarkan Daftar Lama Tanpa Menyertakan Waktu
    • Pantau Gempa Melalui Kanal Resmi BMKG
    • Status Peringatan Harus Dibaca Secara Kronologis
    • Sumber dan Referensi

Daftar 22 Wilayah Siaga dan Waspada Tsunami Usai Gempa M7,7 NTT

INFAKTUAL.COM – Sebanyak 22 wilayah sempat masuk status Siaga dan Waspada tsunami setelah gempa magnitudo 7,7 mengguncang kawasan Mbay-Nagekeo, Nusa Tenggara Timur, Sabtu, 15 Agustus 2026. Berdasarkan pemutakhiran Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), delapan wilayah berada dalam kategori Siaga, sedangkan 14 daerah lainnya berstatus Waspada.

Wilayah tersebut tersebar di Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Sulawesi Selatan, serta Sulawesi Tenggara. Namun, status tersebut merupakan kondisi selama fase peringatan dini. BMKG kemudian menyatakan peringatan tsunami akibat gempa M7,7 itu telah berakhir pada pukul 07.31.30 WIB.

RELATED POSTS

Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG

Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan

Mengenai sumber gempa, BMKG mencatat pusat guncangan berada sekitar 30 kilometer timur laut Mbay-Nagekeo pada kedalaman 15 kilometer. Parameter gempa diperbarui menjadi magnitudo 7,7 setelah analisis lanjutan dilakukan.

8 Wilayah Berstatus Siaga Tsunami

Berdasarkan pemutakhiran peringatan dini tsunami BMKG yang dirilis pukul 06.28.39 WIB, delapan wilayah masuk kategori Siaga. Lima di antaranya berada di Nusa Tenggara Timur, sedangkan tiga lainnya berada di Sulawesi Selatan.

Berikut daftar lengkap wilayah Siaga dan Waspada tsunami berdasarkan pemodelan BMKG:

Status Siaga

  1. Manggarai bagian utara, NTT – estimasi waktu tiba 05.02 WIB
  2. Ngada bagian utara, NTT – estimasi waktu tiba 05.02 WIB
  3. Manggarai Barat bagian utara, NTT – estimasi waktu tiba 05.03 WIB
  4. Selayar, Sulawesi Selatan – estimasi waktu tiba 05.04 WIB
  5. Ende bagian utara, NTT – estimasi waktu tiba 05.05 WIB
  6. Sikka bagian utara, NTT – estimasi waktu tiba 05.13 WIB
  7. Jeneponto, Sulawesi Selatan – estimasi waktu tiba 05.15 WIB
  8. Bantaeng, Sulawesi Selatan – estimasi waktu tiba 05.46 WIB

Status Waspada

  1. Pulau Ende, NTT – estimasi waktu tiba 05.03 WIB
  2. Pulau Sikka, NTT – estimasi waktu tiba 05.07 WIB
  3. Bima Pulau Sangiang, NTB – estimasi waktu tiba 05.09 WIB
  4. Bima Pulau Gili, NTB – estimasi waktu tiba 05.12 WIB
  5. Kota Bima bagian utara, NTB – estimasi waktu tiba 05.14 WIB
  6. Flores Timur bagian utara, NTT – estimasi waktu tiba 05.15 WIB
  7. Dompu bagian utara, NTB – estimasi waktu tiba 05.19 WIB
  8. Kota Bau-Bau, Sulawesi Tenggara – estimasi waktu tiba 05.40 WIB
  9. Takalar, Sulawesi Selatan – estimasi waktu tiba 05.43 WIB
  10. Bone, Sulawesi Selatan – estimasi waktu tiba 05.54 WIB
  11. Wajo, Sulawesi Selatan – estimasi waktu tiba 06.01 WIB
  12. Luwu bagian timur, Sulawesi Selatan – estimasi waktu tiba 06.36 WIB
  13. Luwu bagian utara, Sulawesi Selatan – estimasi waktu tiba 06.39 WIB
  14. Kota Palopo, Sulawesi Selatan – estimasi waktu tiba 06.41 WIB.

Daftar serupa juga dilaporkan Metro TV News, yang mencatat delapan kawasan berstatus Siaga dan 14 daerah berstatus Waspada.

Apa Arti Status Siaga Tsunami?

Mengenai kategori Siaga, BMKG mengarahkan pemerintah provinsi, kabupaten, atau kota yang masuk status tersebut untuk memperhatikan peringatan dan segera mengarahkan masyarakat melakukan evakuasi.

Selain itu, dalam siaran pers awal gempa Nagekeo, BMKG menjelaskan kategori Siaga berkaitan dengan hasil pemodelan tsunami pada kisaran 0,5 hingga 3 meter. Karena itu, arahan evakuasi menjadi bagian penting dalam respons awal ketika suatu kawasan ditetapkan dalam kategori tersebut.

Meskipun demikian, angka hasil pemodelan bukan berarti setiap bagian garis pantai akan mengalami ketinggian gelombang yang sama. Selanjutnya, hasil model perlu dibandingkan dengan pengamatan muka air laut yang masuk dari sejumlah titik pemantauan.

Lima Kawasan Siaga Berada di NTT

NTT menjadi provinsi dengan wilayah Siaga paling banyak dalam pemutakhiran tersebut. Manggarai bagian utara, Ngada bagian utara, Manggarai Barat bagian utara, Ende bagian utara, serta Sikka bagian utara masuk dalam kategori Siaga.

Sementara itu, tiga kawasan di Sulawesi Selatan yang masuk kategori sama adalah Selayar, Jeneponto, dan Bantaeng.

Akibatnya, peringatan tsunami tidak hanya berfokus pada kawasan yang berada sangat dekat dengan episenter gempa di Nagekeo. Pemodelan BMKG juga menjangkau pesisir pulau dan provinsi lain berdasarkan potensi penjalaran gelombang.

Apa Arti Status Waspada Tsunami?

Sebaliknya, masyarakat di wilayah berstatus Waspada memperoleh arahan berbeda. BMKG meminta daerah dalam kategori tersebut memperhatikan perkembangan kondisi serta menjauh dari pantai dan tepian sungai selama peringatan masih berlaku.

Dalam penjelasan BMKG pada siaran pers awal, kategori Waspada berkaitan dengan hasil pemodelan tsunami di bawah 0,5 meter. Namun, masyarakat tetap perlu menaati arahan karena kondisi lokal pada setiap pesisir dapat berbeda.

Selain itu, keberadaan sungai yang terhubung dengan laut juga menjadi perhatian. Oleh karena itu, instruksi BMKG pada kategori Waspada tidak hanya meminta warga menjauhi garis pantai, tetapi juga tepian sungai.

14 Daerah Tersebar di Empat Provinsi

Sebanyak 14 wilayah Waspada tersebar di empat provinsi. NTT memiliki tiga daerah, yakni Pulau Ende, Pulau Sikka, serta Flores Timur bagian utara. Sementara itu, empat kawasan di NTB adalah Bima Pulau Sangiang, Bima Pulau Gili, Kota Bima bagian utara, serta Dompu bagian utara.

Sulawesi Tenggara memiliki satu kawasan Waspada, yakni Kota Bau-Bau. Selanjutnya, enam wilayah berada di Sulawesi Selatan, yaitu Takalar, Bone, Wajo, Luwu bagian timur, Luwu bagian utara, serta Kota Palopo.

Data tersebut sekaligus menunjukkan luasnya jangkauan pemodelan setelah gempa besar terjadi di kawasan Flores.

Tidak Ada Wilayah Berstatus Awas

Selain Siaga dan Waspada, sistem peringatan tsunami BMKG juga mengenal kategori Awas. Namun, dalam pemutakhiran gempa M7,7 Nagekeo tersebut tidak tercantum wilayah yang masuk kategori Awas. Metro TV juga melaporkan tidak ada daerah yang memperoleh status tersebut dalam daftar peringatan saat itu.

Menurut informasi BMKG, apabila suatu daerah memperoleh status Awas, pemerintah daerah diarahkan segera melakukan evakuasi menyeluruh. Sementara itu, kategori Siaga mengharuskan pemerintah mengarahkan masyarakat melakukan evakuasi, sedangkan Waspada meminta masyarakat menjauhi pantai serta tepian sungai.

Tentu saja, status tersebut bersifat dinamis. Informasi dapat diperbarui sesuai analisis gempa, pemodelan, dan pengamatan muka air laut.

Gempa Awalnya Tercatat M7,0 lalu Diperbarui M7,7

Pada fase pertama, sistem BMKG mencatat gempa dengan magnitudo 7,0, berpusat sekitar 38 kilometer timur laut Mbay-Nagekeo pada kedalaman 10 kilometer. Peringatan Dini Tsunami pertama kemudian dirilis sekitar pukul 05.00 WIB.

Namun, setelah data gempa dianalisis lebih lanjut, BMKG memperbarui parameter menjadi magnitudo 7,7. Episenter diperbarui berada sekitar 30 kilometer timur laut Nagekeo dengan kedalaman 15 kilometer.

Dengan demikian, perbedaan angka magnitudo yang muncul pada beberapa pemberitaan bukan menunjukkan dua gempa utama yang berbeda. Angka tersebut berasal dari pemutakhiran parameter untuk kejadian gempa yang sama.

Peringatan Pertama Keluar Sekitar Dua Menit Setelah Gempa

BMKG menyebut Peringatan Dini Tsunami pertama diterbitkan sekitar dua menit setelah gempa. Selanjutnya, Peringatan Dini kedua diterbitkan setelah analisis dan parameter gempa diperbarui.

Selain itu, BMKG terus memantau aktivitas gempa susulan dan perubahan muka laut. Proses tersebut kemudian menghasilkan pemutakhiran wilayah Siaga dan Waspada serta data tsunami yang benar-benar terdeteksi melalui instrumen pengamatan.

Tsunami Benar-Benar Terdeteksi di Sejumlah Lokasi

Peringatan tsunami tidak berhenti pada hasil pemodelan. BMKG kemudian mencatat perubahan muka air laut di tujuh lokasi, yakni Sikka, Pelabuhan Kewapante-Sikka, Flores Timur, Labuan Bajo, Maurole-Ende, Dompu, serta Bakalang-Alor.

Mengenai ketinggiannya, perubahan muka laut tertinggi dalam pemutakhiran tersebut tercatat di Maurole-Ende, mencapai 0,94 meter pada pukul 05.27 WIB. Selain itu, Kewapante-Sikka mencatat 0,38 meter dan Labuan Bajo sekitar 0,36 meter.

Informasi lebih rinci mengenai tinggi tsunami dapat dibaca dalam artikel pendamping Infaktual tentang tsunami 0,94 meter yang terdeteksi di Maurole-Ende setelah gempa M7,7 NTT.

Peringatan Tsunami Akhirnya Dinyatakan Berakhir

Namun, status Siaga dan Waspada tersebut tidak berlaku sepanjang hari. Setelah melakukan pemantauan dan evaluasi, BMKG menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir pada pukul 07.31.30 WIB, Sabtu pagi.

Metro TV News juga melaporkan berakhirnya peringatan yang sebelumnya diterbitkan setelah gempa M7,7 mengguncang Mbay-Nagekeo.

Oleh karena itu, daftar 22 wilayah dalam artikel ini harus dipahami sebagai rekaman status selama peringatan dini berlangsung, bukan peringatan aktif pada saat artikel diperbarui.

Jangan Sebarkan Daftar Lama Tanpa Menyertakan Waktu

Meskipun daftar wilayah Siaga dan Waspada tsunami penting sebagai dokumentasi kejadian, masyarakat perlu memperhatikan waktu penerbitan ketika membagikannya kembali.

Daftar yang diterbitkan pada pukul 05.00, 06.00, atau 06.28 WIB dapat menunjukkan kondisi yang berbeda dengan informasi setelah pukul 07.31 WIB. Akibatnya, tangkapan layar tanpa waktu penerbitan berpotensi membuat masyarakat mengira peringatan masih aktif.

Infaktual sebelumnya membahas cara memeriksa kebenaran berita gempa dan cuaca untuk membantu pembaca memilah informasi kebencanaan di tengah derasnya arus informasi media sosial. Indeks Infaktual memang memuat panduan pemeriksaan hoaks gempa serta informasi BMKG.

Pantau Gempa Melalui Kanal Resmi BMKG

Selain itu, masyarakat dapat menggunakan informasi resmi BMKG untuk mengikuti perkembangan gempa dan peringatan tsunami.

Infaktual juga memiliki referensi mengenai mitigasi bencana yang memuat panduan penggunaan aplikasi Info BMKG, keselamatan saat gempa, dan kesiapsiagaan bencana.

Sementara itu, pembaca yang membutuhkan referensi khusus tsunami dapat membuka halaman Info Tsunami Infaktual. Di dalamnya tersedia pembahasan mengenai status tsunami, pencabutan peringatan, serta mitigasi bagi masyarakat pesisir.

Selain itu, keluarga di wilayah pesisir dapat mempersiapkan perlengkapan darurat dengan membaca panduan menyusun Tas Siaga Bencana.

Status Peringatan Harus Dibaca Secara Kronologis

Pada akhirnya, wilayah Siaga dan Waspada tsunami setelah gempa M7,7 NTT mencapai 22 daerah dalam pemutakhiran BMKG, terdiri atas delapan wilayah Siaga dan 14 wilayah Waspada. Kawasan tersebut tersebar dari NTT dan NTB hingga Sulawesi Selatan serta Sulawesi Tenggara.

Namun, informasi kebencanaan selalu memiliki dimensi waktu. Status yang berlaku ketika tsunami masih berpotensi terjadi dapat dicabut setelah pengamatan menunjukkan ancaman telah berlalu. Dalam kasus gempa Nagekeo, BMKG menyatakan peringatan tsunami berakhir pada pukul 07.31.30 WIB.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak hanya membaca nama wilayah dalam sebuah peringatan. Waktu penerbitan, tingkat status, sumber resmi, dan pembaruan terakhir harus diperiksa secara bersamaan agar keputusan keselamatan didasarkan pada informasi paling mutakhir.

Sumber dan Referensi

Sumber eksternal:

BMKG – Pemutakhiran Peringatan Dini Tsunami Gempa M7,7 Nagekeo

BMKG – Informasi Awal dan Siaran Pers Gempa Nagekeo

Metro TV News – Daftar Wilayah Status Siaga dan Waspada Tsunami

Liputan6 – BMKG Akhiri Peringatan Dini Tsunami

Liputan6 – Daftar 14 Daerah Berstatus Waspada Tsunami

Internal link Infaktual:

Info Tsunami Infaktual

Mitigasi Bencana Infaktual

Tips Menyusun Tas Siaga Bencana Pesisir

Gempa Bitung: Analisis BMKG dan Mitigasi Bencana

Tags: BMKGGempa MbayGempa NagekeoGempa NTTMitigasi BencanaNusa Tenggara BaratNusa Tenggara TimurPeringatan Dini TsunamiSiaga Tsunami.Sulawesi SelatanSulawesi TenggaraTsunami NTTWaspada Tsunami
Share
Tweet
Pin
Shafiya Tugba

Shafiya Tugba

Related Posts

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Gempa Susulan Simalungun M6,4, Ini Hasil Pemantauan BMKG INFAKTUAL.COM – Gempa susulan Simalungun belum terdeteksi pada periode awal pemantauan setelah...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Update Dampak Gempa Simalungun M6,4, BPBD Cek 32 Kecamatan INFAKTUAL.COM – Dampak gempa Simalungun M6,4 telah diperiksa BPBD Kabupaten Simalungun...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Gempa Simalungun M6,4 Tidak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan BMKG

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Gempa Simalungun M6,4 Tidak Berpotensi Tsunami, Ini Penjelasan BMKG INFAKTUAL.COM – Gempa Simalungun tidak berpotensi tsunami. Kesimpulan tersebut disampaikan BMKG...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Daftar Wilayah yang Merasakan Gempa Simalungun M6,4 hingga Medan

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Daftar Wilayah yang Merasakan Gempa Simalungun M6,4 hingga Medan INFAKTUAL.COM – Wilayah terdampak gempa Simalungun mencakup sejumlah kabupaten dan kota...

Gempa Medan M6,4 yang berpusat di Simalungun Sumatera Utara pada 15 Agustus 2026

Penyebab Gempa Simalungun M6,4, BMKG Ungkap Aktivitas Subduksi

by Shafiya Tugba
16.08.2026
0

Penyebab Gempa Simalungun M6,4, BMKG Ungkap Aktivitas Subduksi INFAKTUAL.COM – Penyebab gempa Simalungun M6,4 pada Sabtu, 15 Agustus 2026 berasal...

Next Post
Ilustrasi gempa M7,7 Nagekeo NTT di kawasan pesisir Mbay yang memicu peringatan dini tsunami BMKG.

BMKG Catat 111 Gempa Susulan NTT, Terbesar M6,2

Ilustrasi gempa M7,7 Nagekeo NTT di kawasan pesisir Mbay yang memicu peringatan dini tsunami BMKG.

Penyebab Gempa M7,7 NTT: Mengenal Flores Back-Arc Thrust

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED

Calon pelamar memeriksa informasi CPNS 2026 melalui portal resmi SSCASN BKN

CPNS 2026 dan Sekolah Kedinasan 2026 Berbeda, Ini Jadwal Resmi BKN

16.08.2026
Calon pelamar memeriksa informasi CPNS 2026 melalui portal resmi SSCASN BKN

Pendaftaran CPNS 2026 Belum Dibuka, Ini Cara Cek Informasi Resmi BKN

16.08.2026
  • 640 Followers
  • 24k Followers

MOST VIEWED

  • Kampus Terbaik Medan Tahun 2026

    Kampus Terbaik Medan untuk Calon Mahasiswa 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pilih Gawai Pintar Awet 2026: Trik Anti Lemot!

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Portal Andalan Izin Koperasi Medan Terpadu dan Efisien

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saus Sambal Viral: Resep Rahasia Pedas Mantap untuk Segala Camilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Review Kacamata Pintar AI 2026: Pengganti HP Masa Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Infaktual.com

Redaksi Infaktual.com

Jl Gunung Mahameru No 3 Lantai 2.
Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur
Medan – Sumatera Utara, Indonesia.

Email : infaktual.com@gmail.com

Follow us

© 2026 INFAKTUAL - Informasi Fakta Aktual dan Terpercaya.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Homepages
    • Homepage Layout 1
    • Homepage Layout 2
  • Politics
  • World
  • Business
  • Science
  • National
  • Entertainment
  • Sports
  • Fashion
  • Lifestyle
  • Travel
  • Tech
  • Health
  • Food

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Go to mobile version