Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen, Calon Investor Wajib Tahu!

Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen, Calon Investor Wajib Tahu!

Sebelum membeli saham, kamu perlu tahu bahwa saham memiliki beberapa jenis. Berdasarkan hak yang melekat pada pemiliknya, saham terbagi menjadi saham biasa dan saham preferen. Keduanya sama-sama menjadi bukti kepemilikan perusahaan, tetapi memiliki hak, risiko, dan potensi keuntungan yang berbeda.

Memahami perbedaan saham biasa dan saham preferen dapat membantu calon investor menentukan pilihan sesuai tujuan investasi dan toleransi risiko. Berikut penjelasan lengkapnya.

Pengertian Saham Biasa

Saham biasa (common stock) adalah saham yang memberikan pemiliknya hak suara dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan hak untuk menerima dividen. Besarnya dividen tidak tetap karena bergantung pada laba perusahaan dan keputusan RUPS.

Saham biasa merupakan jenis saham yang paling umum diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pemegangnya juga berpotensi memperoleh keuntungan dari kenaikan harga saham atau capital gain.

Pengertian Saham Preferen

Saham preferen (preferred stock) adalah saham yang memberikan hak istimewa kepada pemiliknya dibandingkan saham biasa, terutama dalam pembagian dividen dan penerimaan sisa aset ketika perusahaan dilikuidasi.

Dividen saham preferen biasanya ditetapkan dengan persentase tertentu. Namun, pemegang saham preferen umumnya tidak memiliki hak suara dalam RUPS. Jenis saham ini juga memiliki jumlah dan ketersediaan yang lebih terbatas di pasar.

Perbedaan Saham Biasa dan Saham Preferen

Perbedaan utama saham biasa dan saham preferen terletak pada hak suara, pembagian dividen, prioritas pembayaran, serta potensi keuntungan dan risikonya.

Aspek Saham Biasa Saham Preferen
Hak suara Umumnya memiliki hak suara dalam RUPS. Umumnya tidak memiliki hak suara.
Dividen Tidak tetap, bergantung pada laba dan keputusan perusahaan. Biasanya memiliki tingkat dividen yang telah ditentukan.
Prioritas dividen Menerima dividen setelah pemegang saham preferen. Memiliki prioritas pembayaran dividen.
Prioritas saat likuidasi Menerima sisa aset setelah kreditur dan pemegang saham preferen. Didahulukan dibandingkan pemegang saham biasa.
Potensi kenaikan harga Berpotensi lebih besar. Cenderung lebih terbatas.
Risiko Relatif lebih tinggi. Relatif lebih rendah dibandingkan saham biasa.
Ketersediaan di pasar Lebih banyak ditemukan dan diperdagangkan. Relatif terbatas.
Karakteristik Mewakili kepemilikan ekuitas perusahaan. Memiliki karakteristik khusus yang menggabungkan beberapa sifat ekuitas dan instrumen pendapatan tetap.

Perlu diperhatikan bahwa hak dan karakteristik saham preferen dapat berbeda sesuai ketentuan penerbitannya. Prioritas dividen juga tidak selalu berarti pembayaran dijamin.

Kelebihan dan Kekurangan Saham Biasa

Saham biasa menawarkan peluang keuntungan dari pertumbuhan perusahaan, tetapi investor juga harus siap menghadapi fluktuasi harga dan ketidakpastian dividen.

Kelebihan Saham Biasa

Kekurangan Saham Biasa

Kelebihan dan Kekurangan Saham Preferen

Saham preferen lebih mengutamakan prioritas pembagian dividen dibandingkan potensi keuntungan dari kenaikan harga. Meski demikian, instrumen ini tetap memiliki risiko investasi.

Kelebihan Saham Preferen

Kekurangan Saham Preferen

Jenis-Jenis Saham Preferen

Saham preferen memiliki beberapa jenis berdasarkan hak dividen dan ketentuan konversinya. Berikut jenis-jenis yang perlu diketahui investor:

Kesimpulan

Dengan memahami perbedaan keduanya, kamu dapat menentukan jenis saham yang sesuai dengan tujuan, jangka waktu, dan toleransi risiko investasi. Sebelum membeli saham, pastikan kamu mempelajari ketentuan penerbitan dan kondisi fundamental perusahaan.

Exit mobile version