Susu kedelai menjadi salah satu minuman berbahan nabati yang cukup populer di masyarakat. Selain memiliki rasa yang khas, susu kedelai mengandung protein dan berbagai zat gizi yang dapat menjadi bagian dari pola makan seimbang. Susu kedelai juga dapat menjadi alternatif minuman bagi orang yang tidak mengonsumsi susu sapi. Namun, kandungan gizi setiap produk dapat berbeda, terutama jika terdapat tambahan gula atau zat gizi tertentu.
Lantas, apa saja manfaat susu kedelai bagi tubuh? Berikut penjelasannya.
Apa Itu Susu Kedelai?
Susu kedelai merupakan minuman yang dibuat dari kedelai yang diolah bersama air. Kedelai sendiri termasuk kelompok kacang-kacangan dan dikenal sebagai sumber protein nabati.
Selain itu, kedelai mengandung isoflavon, yaitu senyawa tumbuhan yang memiliki struktur mirip dengan estrogen. Kedelai juga mengandung berbagai zat gizi, termasuk vitamin, mineral, lemak tak jenuh ganda, dan serat.
Dalam satu cangkir atau sekitar 240 ml susu kedelai, Harvard T.H. Chan School of Public Health mencatat terdapat sekitar 7 gram protein. Namun, kandungan nutrisi dapat berbeda berdasarkan jenis dan merek produk.
Manfaat Susu Kedelai
Mengonsumsi susu kedelai sebagai bagian dari pola makan yang seimbang dapat memberikan beberapa manfaat dari kandungan gizinya.
Menjadi Sumber Protein Nabati
Salah satu manfaat susu kedelai adalah menyediakan protein nabati. Protein dibutuhkan tubuh untuk berbagai fungsi, termasuk membantu mempertahankan dan membangun jaringan tubuh.
Protein kedelai juga termasuk protein lengkap karena mengandung sembilan asam amino esensial yang tidak dapat diproduksi sendiri oleh tubuh. Oleh karena itu, susu kedelai dapat menjadi salah satu pilihan sumber protein dalam menu sehari-hari.
Menjadi Alternatif Susu Berbasis Tumbuhan
Susu kedelai dapat digunakan sebagai alternatif minuman berbahan dasar susu hewani. Misalnya, susu kedelai dapat dikonsumsi langsung atau digunakan untuk membuat smoothie dan makanan tertentu.
Selain itu, susu kedelai tidak mengandung kolesterol dan umumnya memiliki kandungan lemak jenuh yang rendah. Namun, kandungan zat gizi dapat berbeda antara satu produk dengan produk lainnya.
Mengandung Isoflavon
Kedelai merupakan salah satu sumber isoflavon. Senyawa ini termasuk kelompok senyawa tumbuhan yang memiliki aktivitas mirip estrogen dalam tubuh. Namun, manfaat isoflavon tidak dapat disamaratakan untuk semua kondisi kesehatan. Penelitian mengenai efek kedelai dan isoflavon terhadap berbagai kondisi masih menunjukkan hasil yang beragam.
Menjaga Kesehatan Jantung
Susu kedelai dan makanan berbahan kedelai dapat menjadi bagian dari pola makan sehat untuk jantung, terutama ketika digunakan sebagai pengganti makanan yang tinggi lemak jenuh.
Kedelai mengandung protein, lemak tak jenuh ganda, vitamin, mineral, dan serat. American Heart Association juga memasukkan susu kedelai tanpa gula sebagai salah satu contoh sumber protein nabati.
Namun, manfaat tersebut tidak berarti susu kedelai secara otomatis dapat mencegah penyakit jantung. Kualitas pola makan secara keseluruhan tetap menjadi faktor penting.
Membantu Memenuhi Kebutuhan Nutrisi
Susu kedelai dapat membantu menambah asupan protein dan beberapa zat gizi dalam makanan sehari-hari. Terlebih lagi, beberapa produk susu kedelai telah diperkaya dengan zat gizi tertentu.
Karena kandungan setiap produk berbeda, penting untuk melihat label informasi nilai gizi sebelum membeli. Perhatikan terutama kandungan protein, gula tambahan, kalsium, dan vitamin yang tercantum pada kemasan.
Cara Memilih Susu Kedelai yang Baik
Tidak semua susu kedelai memiliki kandungan nutrisi yang sama. Oleh karena itu, ada beberapa hal yang dapat diperhatikan ketika memilih produk.
Pilih Produk Tanpa Banyak Gula Tambahan
Susu kedelai dengan tambahan gula dapat memiliki kandungan gula yang lebih tinggi. Jika ingin mengurangi asupan gula, pilih produk yang bertuliskan tanpa gula tambahan atau unsweetened.
Harvard T.H. Chan School of Public Health menyarankan konsumen memperhatikan label nutrisi dan daftar bahan karena kandungan produk susu nabati dapat berbeda-beda.
Perhatikan Kandungan Kalsium dan Vitamin
Beberapa produk susu kedelai diperkaya dengan kalsium dan vitamin tertentu. Jika susu kedelai digunakan sebagai pengganti susu sapi, perhatikan kandungan zat gizi tersebut agar pilihan yang diambil tetap sesuai dengan kebutuhan nutrisi.
Perhatikan Daftar Bahan
Selain melihat kandungan nutrisi, periksa daftar bahan pada kemasan. Dengan demikian, kamu dapat mengetahui apakah produk mengandung gula tambahan, perasa, atau bahan lainnya.
Apakah Susu Kedelai Aman Dikonsumsi?
Secara umum, makanan berbahan kedelai seperti susu kedelai dapat menjadi bagian dari pola makan sehat. Penelitian yang tersedia juga menunjukkan bahwa kedelai memiliki potensi manfaat kesehatan, meskipun efeknya dapat berbeda berdasarkan jenis produk dan kondisi setiap orang.
Namun, orang yang memiliki alergi kedelai perlu menghindari produk berbahan kedelai. Selain itu, jika kamu memiliki kondisi kesehatan tertentu atau sedang mengonsumsi obat, konsultasikan pilihan makanan dengan tenaga kesehatan.
Sebaiknya, susu kedelai juga tidak dianggap sebagai minuman yang dapat menggantikan seluruh kebutuhan nutrisi tubuh. Oleh karena itu, tetap konsumsi makanan beragam, seperti sayuran, buah, biji-bijian, kacang-kacangan, dan sumber protein lainnya.
