Status kepesertaan BPJS Kesehatan perlu diperiksa secara berkala agar kamu mengetahui apakah layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) masih aktif atau tidak. Pengecekan ini dapat dilakukan tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan.
Saat ini, cara mengecek BPJS aktif atau tidak bisa dilakukan melalui beberapa layanan resmi, seperti aplikasi Mobile JKN dan layanan administrasi melalui WhatsApp PANDAWA. BPJS Kesehatan juga menyediakan Care Center 165 untuk memberikan informasi mengenai status peserta dan tagihan iuran.
Cara Mengecek BPJS Aktif atau Tidak
Ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengetahui status kepesertaan BPJS Kesehatan. Berikut langkah-langkahnya.
Cek Status BPJS Melalui Mobile JKN
Mobile JKN merupakan aplikasi resmi BPJS Kesehatan yang menyediakan berbagai layanan administrasi kepesertaan JKN.
Cara mengecek BPJS aktif atau tidak melalui Mobile JKN yaitu:
- Unduh dan buka aplikasi Mobile JKN.
- Login menggunakan akun peserta.
- Pilih menu Info Peserta.
- Periksa informasi kepesertaan yang ditampilkan.
- Status keaktifan peserta JKN dapat dilihat melalui menu tersebut.
BPJS Kesehatan mencantumkan fitur Info Peserta sebagai salah satu cara untuk melihat status keaktifan kepesertaan JKN.
Cek BPJS Melalui WhatsApp PANDAWA
Selain menggunakan aplikasi, kamu juga dapat mengecek informasi kepesertaan melalui layanan PANDAWA (Pelayanan Administrasi Melalui WhatsApp).
Langkahnya sebagai berikut:
- Hubungi WhatsApp PANDAWA BPJS Kesehatan di 0811-8-165-165.
- Pilih menu Informasi.
- Pilih menu Cek Status Kepesertaan.
- Masukkan NIK dan tanggal lahir sesuai data kepesertaan.
- Informasi mengenai status peserta akan ditampilkan.
BPJS Kesehatan mencantumkan PANDAWA sebagai salah satu kanal layanan administrasi kepesertaan tanpa tatap muka.
Cek Status BPJS melalui Care Center 165
Layanan ini dapat digunakan untuk memperoleh informasi mengenai status peserta dan tagihan iuran. BPJS Kesehatan menyebut Care Center 165 dapat diakses selama 24 jam.
Selain berbicara dengan petugas, Care Center 165 juga menyediakan layanan VIKA (Voice Interactive JKN). Layanan tersebut dapat digunakan untuk melakukan pengecekan status peserta dan tagihan iuran.
Cara Mengetahui BPJS Aktif atau Tidak
Setelah melakukan pengecekan, kamu akan mendapatkan informasi mengenai status kepesertaan. Jika status menunjukkan aktif, berarti kepesertaan JKN kamu masih aktif.
Sebaliknya, jika status menunjukkan nonaktif, kamu perlu mengetahui penyebabnya. Salah satu penyebab yang dapat membuat kepesertaan menjadi nonaktif adalah adanya tunggakan iuran.
BPJS Kesehatan juga memiliki mekanisme pengaktifan kembali peserta yang berstatus nonaktif, sesuai dengan penyebab dan jenis kepesertaannya.
Kenapa BPJS Bisa Tidak Aktif?
Status kepesertaan JKN dapat menjadi nonaktif karena beberapa kondisi. Salah satunya adalah peserta memiliki tunggakan iuran.
Untuk peserta yang nonaktif karena tunggakan, BPJS Kesehatan menyediakan mekanisme pembayaran iuran. Selain itu, peserta yang memenuhi ketentuan dapat menggunakan program REHAB untuk melakukan pembayaran iuran secara bertahap.
Namun, peserta juga dapat berstatus nonaktif karena alasan lain. Karena itu, penting untuk memeriksa informasi kepesertaan melalui kanal resmi BPJS Kesehatan agar mengetahui penyebab dan langkah yang harus dilakukan.
















